Showing posts with label Hardware. Show all posts
Showing posts with label Hardware. Show all posts

Sunday, December 6, 2009

Daftar link download driver berbagai Laptop (Notebook)

notebook-driver
Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang Daftar link download driver berbagai Motherboard, kali ini beralih ke Laptop/Notebook yang sudah mulai menjamur. Terkadang karena berbagai hal kita harus mencari driver tersendiri, entah karena tidak disertakan CD/DVD, downgrade ke windows XP atau ketika hanya disertakan driver windows Vista dan lainnya.
Berikut daftar link download driver berbagai laptop/notebook populer, terutama di Indonesia.

Sebelum mencari driver notebook/laptop hal penting yang perlu diketahui adalah merk dan tipe produk tersebut. Merk biasanya tertulis di dekat layar LCD, di cover depan atau di sekitar keyboard termasuk juga tipe. Sering juga tipe tertera di bagian bawah notebook baik yang dituliskan dalam sticker atau langsung tertulis di laptopnya.
Dengan mengetahui merk dan tipe notebook/laptop, maka coba mencari driver dari venfor resmi sebagai berikut :
Jika dari link download resmi diatas tidak ditemukan driver laptop yang diinginkan, mungkin masih bisa dicari dari blog, website lain melalui google.

Daftar link download driver berbagai Motherboard


motherboard driver
Motherboard (mainboard) atau kadang disingkat MoBo, merupakan komponen induk dalam sebuah PC (karena disanalah dipasang CPU, RAM, hardisk, CD/DVD ROM dan sebagainya). Setelah menginstall Sistem Operasi (seperti Windows), yang pertama di install biasanya berbagai Driver motherboard-nya.
Tanpa driver motherboard, berbagai fitur/komponen yang ada tidak akan berfungsi dengan baik, bahkan mungkin tidak akan berjalan.

Definisi Singkat Driver
Secara sederhana, driver (device driver) merupakan program/software yang diperlukan agar hardware atau perangkat keras seperti : CPU, VGA, LAN, Sound card dan lainnya dapat berjalan (berinteraksi) dan berfungsi dengan baik dengan sistem operasi yang digunakan. Sehingga selanjutnya aplikasi lainnya juga dapat memanfaatkan fitur dalam perangkat /hardware tersebut.
Ketika membeli sebuah PC / komputer baru, didalam box/kotak Motherboard biasanya disertakan CD/DVD yang berisi driver motherboard tersebut, seperti driver Chipset, Sound Card, Kartu Jaringan (LAN) dan VGA ( IGP = Integrated Graphics Processor) dan lainnya.
Terkadang menjadi permasalahan ketika kita menginstall ulang sistem operasi tetapi kita tidak mempunyai CD driver atau CD-nya hilang. Selain itu, ketika driver sudah lama, maka kita kadang perlu mengupdate dengan driver terbaru.
Mencari Driver di Internet
Untuk mencari driver di Internet, kadang bisa membuat pusing. Karena tidak sedikit link yang kelihatannya menyediakan download driver, ternyata harus menjadi member, membayar, atau bahkan kita diminta menginstall program tertentu, yang kita tidak tahu mungkin merupakan program yang berbahaya.

Daftar link download berbagai driver Motherboard

Berikut daftar link download driver berbagai vendor motherboard komputer. Saya berusaha menuliskan daftar download dari alamat (situs) resmi, sehingga lebih menjamin keamanan dan kinerjanya. Selain itu tidak diperlukan login, membership ataupun membayar, alias gratis.
Sebagian besar link diatas akan langsung masuk ke halaman pemilihan hardware yang dimiliki masing-masing vendor, seperti : Motherboard, VGA / Graphics card, Server/ workstation board dan lainnya. Jadi sebelum download, langkah lain yang juga penting adalah mengetahui tipe Motherboard yang digunakan.
Cara mengetahui tipe Motherboard yang terbaik adalah dengan membuka chasing komputer dan dilihat keterangannya di motherboardnya. Sebagian besar vendor akan menuliskan tipe-nya disana, baik dengan sticker atau langsung menuliskan di papan mainboardnya dengan tulisan yang cukup besar dan cukup mencolok. Berikut contohnya :
sample-motherboard-01sample-motherboard-02sample-motherboard-03
Jika merasa ada yang kurang atau mengetahui motherboard lainnya, silahkan menuliskan dalam komentar, sehingga daftar diatas bisa senantiasa di update. (ebsoft.web.id)
Update
- 05 Juni 2009 : Ditambahkan link untuk Next
- 23 Juni 2009 : tambah AOPEN

Mengenal perangkat Komputer dengan Computer Hardware Chart

Computer hardware chart
Apakah anda tahu jenis setiap perangkat keras (hardware) yang ada di Komputer atau Laptop ? Saya yakin sedikit sekali yang tahu. Nah, bagi teknisi komputer atau orang yang ingin sekedar belajar tentang berbagai hardware komputer, saat ini akan lebih mudah dengan adanya Computer Hardware Chart.
Gambar ini menyertakan berbagai hardware, foto yang cukup jelas dan tipenya. Berikut screenshot-nya.

Computer_hardware_poster
Computer Hardware Chart dibuat oleh salah satu user di DeviantArt, dengan menyertakan contoh masing-masing perangkat seperti : Hard Drives / Hardisk (HDD), Memori (RAM), berbagai macam Port, Socket CPU, Power Connector dan sebagainya
Untuk gambar (poster) lebih detailnya, silahkan langsung mengunjungi Computer Hardware Poster dan pilih link download bagian kiri. Karena gambar yang cukup banyak dan detail, maka sebaiknya langsung simpan saja gambarnya (tidak di buka melalui web browser), mengingat ukurannya cukup besar, sekitar 24 MB (4320×6120 pixel). Klik kanan link Download dan pilih Save link as.
download_link
Jika ukuran 24 MB (high resolution) terlalu besar, alternatifnya bisa mencoba download ukuran yang sudah saya kecilkan menjadi sekitar setengahnya ( 2000×2833 pixel), dengan ukuran hanya sekitar 928 KB saja, Download disini
Meskipun belum semua hardware dimasukkan, tetapi untuk saat ini diagram tersebut sudah cukup untuk mewakili mayoritas perangkat komputer. Dan diagram ini cukup bermanfaat sebagai referensi, baik bagi pemula atau orang yang sering berkecimpung di dunia hardware Komputer.
ebsoft via lifehacker

Mengenal perangkat Komputer dengan Computer Hardware Chart

Computer hardware chart
Apakah anda tahu jenis setiap perangkat keras (hardware) yang ada di Komputer atau Laptop ? Saya yakin sedikit sekali yang tahu. Nah, bagi teknisi komputer atau orang yang ingin sekedar belajar tentang berbagai hardware komputer, saat ini akan lebih mudah dengan adanya Computer Hardware Chart.
Gambar ini menyertakan berbagai hardware, foto yang cukup jelas dan tipenya. Berikut screenshot-nya.

Computer_hardware_poster
Computer Hardware Chart dibuat oleh salah satu user di DeviantArt, dengan menyertakan contoh masing-masing perangkat seperti : Hard Drives / Hardisk (HDD), Memori (RAM), berbagai macam Port, Socket CPU, Power Connector dan sebagainya
Untuk gambar (poster) lebih detailnya, silahkan langsung mengunjungi Computer Hardware Poster dan pilih link download bagian kiri. Karena gambar yang cukup banyak dan detail, maka sebaiknya langsung simpan saja gambarnya (tidak di buka melalui web browser), mengingat ukurannya cukup besar, sekitar 24 MB (4320×6120 pixel). Klik kanan link Download dan pilih Save link as.
download_link
Jika ukuran 24 MB (high resolution) terlalu besar, alternatifnya bisa mencoba download ukuran yang sudah saya kecilkan menjadi sekitar setengahnya ( 2000×2833 pixel), dengan ukuran hanya sekitar 928 KB saja, Download disini
Meskipun belum semua hardware dimasukkan, tetapi untuk saat ini diagram tersebut sudah cukup untuk mewakili mayoritas perangkat komputer. Dan diagram ini cukup bermanfaat sebagai referensi, baik bagi pemula atau orang yang sering berkecimpung di dunia hardware Komputer.
ebsoft via lifehacker

Tips Mengatur Pembagian (Partisi) Hard disk

Info gambar
Bagi kebanyakan pengguna Komputer (PC) kadang kurang atau tidak begitu memperhatikan masalah pengaturan/penggunaan Hard disk. Biasanya diserahkan ke orang lain, mulai dari pembelian sampai installasi berbagai program lainnya, dan setelah itu tinggal memakai, tidak pernah memperhatikan masalah Hard disk.
Berikut tips mengatur pembagian Hard disk sehingga bisa lebih baik dan memudahkan.

Dengan semakin murahnya perangkat yang satu ini dan kapasitas yang semakin bertambah, maka penggunaannya pun harus diperhatikan. Maskipun bisa saja kita membagi Hardisk 500 GB Menjadi 1 atau 2 partisi ( drive C: dan drive D:), tetapi hal itu menurut saya merupakan cara yang kurang baik. Berikut tips saya yang sebagian merupakan hasil pengalaman pribadi.
Pembagian hardisk memang tidak ada standard khusus, biasanya hal ini berdasarkan pengalaman atau keperluan. Cara terbaik adalah dengan menentukan terlebih dahulu kategori yang akan digunakan. Misalnya Untuk Sistem Operasi, Data, Master Program, Audio/video dan lainnya.
HardDisk-Anatomy
Perlu diingat bahwa HDD 80 GB (GigaByte) tidak sepenuhnya dapat menyimpan data sebesar 80 GB, demikian juga ketika terbaca di komputer. Untuk HDD 80 GB, biasanya hanya mampu menyimpan data atau akan terbaca maksimal 74 GB. Untuk 40 GB menjadi 37 GB, 160 GB = 149 GB, 250=232 GB, 320 = 298 GB, 500 GB = 465 GB, 640 = 596 GB, 1 TB (TeraByte) = 931 GB dan seterusnya. Sehingga kita tidak bisa membagi HDD 80 GB menjadi 4 drive dengan masing-masing berukuran sama dan terbaca 20 GB semua.
Berikut contoh pembagian HDD 160 GB (terbaca sekitar 149 GB), dengan sistem operasi Windows XP
  • Drive C : 20 GB (Label “winXP”, untuk menginstall sistem operasi windows XP dan program lainnya)
  • Drive D : 40 GB (Label “Master”, untuk menyimpan berbagai master program sebelum di install)
  • Drive E : 40 GB (Label “Data”, untuk menyimpan Data atau Dokumen)
  • Drive F : 49 GB atau sisanya (Label “Media”, untuk menyimpan berbagai file audio dan Video)
Mengapa drive C hanya berukuran 20 GB ? Bagi kebanyakan orang, drive C sebagai lokasi installasi sistem operasi tidak memerlukan banyak tempat. Untuk Windows XP paling hanya 2 GB, Office sekitar 1 GB dan sisanya berupa program-program lainnya dan biasanya masih mencukupi. Sehingga dengan ukuran yang kecil akan lebih mudah dalam merawatnya, seperti ketika scan virus, spyware, defragment hardisk lebih cepat dan lainnya
Dalam mem-format HDD, biasanya ukuran yang dimasukkan dalam MB (Mega Byte). Kemudian Agar HDD terbaca sebesar 20 GB, maka ukuran yang kita masukkan dalam MB harus lebih besar dari 20.000. Misal kita tentukan ukurannya 21.500 MB, maka ukuran ini akan terbaca sekitar 20 GB. Atau bisa ditambah sedikit misalnya 22.000 MB (terbaca 20.5 GB). Demikian juga ketika menentukan ukuran 40 GB ( diisi sekitar 43.000 MB). Untuk lebih mudahnya bisa melihat Konversi GigaByte
Memindah Lokasi My Documents
Ketika kita membuka Windows Explorer maka akan ada directory My Documents dan pada awalnya lokasi My Documents ini ada di drive C;, lengkapnya biasanya di folder C:\Documents and Settings. Menyimpan dokumen di drive C menurut saya kurang aman, dan perlu dipindah ke Drive selain C. Misalnya dari contoh diatas adalah drive E:
Untuk mengubah agar My Documents membuka lokasi drive/folder lainnya, caranya dengan klik kanan My Documents dan pilih Properties kemudian klik tombol Move dan pilih lokasi baru tempat penyimpanan dokumennya, misalnya drive E:.
Cara ini hanya merubah lokasi My Documents ke lokasi baru, sehingga jika sudah ada data di My Documents, maka harus dipindah manual ke lokasi baru ini. Data lama tetap masih ada dan tidak terhapus.
move-my-documents
Setelah lokasi di pindah/diubah, maka ketika kita menyimpan di My documents, data akan tersimpan di drive/folder baru tesebut ( contoh diatas drive E:), tidak tersimpan di drive C:
Referensi pelengkap :
http://en.wikipedia.org/wiki/Hard_disk_drive

Mengapa Hardisk sebaiknya di partisi ?


Disk map
Partisi Hardisk (Disk Partitioning) adalah membagi Hardisk menjadi beberapa bagian, yang biasa disebut dengan istilah Partisi. Pada Sistem operasi windows, biasanya dimulai dengan Drive C:, dan bisa berlanjut sampai Z:. Dengan semakin besarnya ukuran Hardisk, maka Hardisk memang sebaiknya di partisi menjadi beberapa bagian.
Apa saja manfaat kita mem-partisi Hardisk ? Berikut selengkapnya.

Maksud (manfaat) dari Mem-partisi Hardisk :
  • Memisahkan antara file-file sistem operasi dan Data atau dokumen. Meski bisa saja menjadi satu, tetapi dengan dipisahkan akan lebih aman dan mudah pengaturannya.
  • Sebagai tempat Virtual Memory untuk Sistem operasi. Seperti misalnya pada Linux
  • Menjaga agar lokasi program yang digunakan atau data saling berdekatan. Hal ini selain mempercepat eksekusi program juga lebih efisien.
  • Digunakan untuk booting atau menjalankan Sistem Operasi lebih dari satu, misalnya Windows XP, Windowx 7, Linux, Mac OS X dan lainnya.
  • Melindungi atau memisahkan file-file untuk mempermudah recovery data ketika sistem rusak. Karena jika satu partisi rusak, partisi lain tidak akan terpengaruh sehingga data masih bisa di selamatkan.
  • Meningkatkan keseluruhan performa (kinerja) komputer pada sistem yang disana file system kecil lebih efisien. Misalnya pada tipe File system NTFS ( bawaan windows XP, 2003, Vista dan Windows 7), ukuran Hardisk yang besar akan mempunyai Master File Table (MFT) yang lebih besar sehingga waktu akses juga lebih lama dibanding MFT yang lebih kecil.
Untuk cara pembagian hardisk, bisa membaca artikel saya sebelumnya Tips Mengatur Pembagian (Partisi) Hard disk
disk-map
Master Table File (MFT) merupakan lokasi yang menyimpan berbagai atribut file, direktory dan keterangan lain tentang file sistem NTFS yang biasa disebut dengan Metafiles. Berbagai atribut tersebut dikenal dengan istilah Metadata. Atribut yang disimpan bisa berbagai macam, seperti misalnya : nama file, lokasi file, ukuran dan perijinan file.
Beberapa software gratis yang dapat digunakan untuk mempartisi Hardisk antara Lain Easeus Partition Manager, Partition Wizard Home Edition, GParted dan lainnya. Juga bisa melihat Paragon hardisk Manager 8.5
oleh ebsoft


Blogger Layouts by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by ArchitecturesDesign.Com Beautiful Architecture Homes